Selasa, 31 Mei 2011

pelajaran sejarah(kerajaan melayu jambi)

Kerajaan Melayu Jambi adalah kerajaan Melayu yang berpusat di Jambi. Kerajaan ini berdiri setelah Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Palembang mengalami kemunduran. Maka pada kesempatan ini wilayah Jambi yang tadinya merupakan daerah kekuasan Sriwijaya, melepaskan diri dan membentuk suatu kerajaan baru.

Setelah Kerajaan Sriwijaya musnah di tahun 1025 karena serangan Kerajaan Chola dari India, banyak bangsawan Sriwijaya yang melarikan diri ke pedalaman, terutama ke hulu sungai Batang Hari. Mereka kemudian bergabung dengan Kerajaan Melayu Tua yang sudah lebih dulu ada di daerah tersebut, dan sebelumnya merupakan daerah taklukan Kerajaan Sriwijaya.

Pada tahun 1088, Kerajaan Melayu Jambi, menaklukan Sriwijaya. Situasi jadi berbalik dimana daerah taklukannya adalah Kerajaan Sriwijaya. Pada masa itu Kerajaan Melayu Jambi, dikenal sebagai Kerajaan Dharmasraya. Lokasinya diperkirakan terletak di selatan Kabupaten Sawah Lunto, Sumatera Barat, dan di utara Jambi.

Hanya ada sedikit catatan sejarah mengenai Dharmasraya ini. Diantaranya yang cukup terkenal adalah rajanya yang bernama Shri Tribhuana Raja Mauliwarmadhewa (1270-1297) yang menikah dengan Puti Reno Mandi. Sang raja dan permaisuri memiliki dua putri yang cantik jelita, yaitu Dara Jingga dan Dara Petak

Di tahun 1288, Kerajaan Dharmasraya termasuk Kerajaan Sriwijaya, menjadi taklukan Kerajaan Singhasari di bawah Raja Kertanegara. Kertanagara mengirimkan Senopati Mahisa Anabrang (disebut juga Kebo Anabrang, atau Lembu Anabrang) untuk menaklukkan kerajaan-kerajaan tersebut dalam ekspedisi Pamalayu I dan II. Sebagai tanda persahabatan, Dara Jingga menikah dengan Senopati dari Kerajaan Singasari tersebut.

Mereka memiliki putra yang bernama Adityawarman, yang di kemudian hari mendirikan Kerajaan Pagaruyung, dan sekaligus menjadi penerus kakeknya, Mauliwarmadhewa sebagai penguasa Kerajaan Dharmasraya berikut jajahannya, termasuk eks Kerajaan Sriwijaya di Palembang.

Di tahun 1293, Mahisa Anabrang beserta Dara Jingga dan anaknya Adityawarman, kembali ke Pulau Jawa. Dara Petak saudara perempuan Dara Jingga juga ikut dalam rombongan tersebut. Setelah tiba di Pulau Jawa ternyata Kerajaan Singasari telah musnah, dan sebagai penerusnya adalah Kerajaan Majapahit. Kemudian Dara Petak dipersembahkan kepada Raden Wijaya yang merupakan raja Majapahit yang pertama. Dara Petak melahirkan keturunan bernama Raden Kalagemet, yang kemudian juga bergelar Sri Jayanegara setelah menjadi raja Majapahit kedua.

Menurut teks Hikayat Negeri Jambi, kata Jambi berasal dari perintah seorang raja di yang bernama Tun Telanai, untuk untuk menggali kanal dari ibukota kerajaan hingga ke laut, dan tugas ini harus diselesaikan dalam tempo satu jam. Kata jam inilah yang kemudian menjadi asal kata Jambi.
__________________
  Bel tanda masuk kelas berbunyi. Andes,Yoe,dan Rin segera masuk ke kelas mereka.  Di kelas  Pak Rahman menjelaskan tentang kegiatan camping yang akan diadakan besok lusa, anak-anak pun berteriak karena mareka sangat gembira. Tak terasa bel istirahat pun berbunyi, Andes dan kawan – kawan yang lain pergi ke kantin  untuk makan siang, mereka membahas tentang apa yang harus di persiapkan untuk camping besok lusa. Bel tanda masuk kelas pun berbunyi, Andes dan kawan – kawan nya pun masuk ke kelas mereka. Dikelas bu Jeni sedang menjelaskan apa saja yang harus di bawa saat camping nanti, bu Jeni juga membagi kelompok camping. Andes,Yoe,dan Rin menjadi satu kelompok, sedangkan Joe,Max,dan  Mouth menjadi satu kelompok.Joe,Max,dan Mouth adalah anak yang nakal. Bel pulang pun berbunyi, lalu Andes dan kawan-kawannya pun pulang ke rumah masing-masing.
      Setelah beberapa menit Andes pun sampai ke rumah, sesampainya di rumah Andes pun meminta tolong pada Mama dan papa untuk menyiapkan keperluan untuk camping di hutan. Mereka menyiapkan sampai malam hari . Setelah itu meraka makan malam bersama, diruang makan. Setelah itu Andreaspun tidur.
       Hari terus berlalu. Sampai tiba hari dimana Andreas dan kawan-kawan camping . Mereka pergi naik bus sekolah, sesampainya di hutan mereka menyiapkan tenda dan mencari kayu bakar.pada malam harinya menyanyi dekat apa unggun, tiba-tiba yoe ingin  ke kamar mandi, namun karena ini di hutan, ia buang air didekat pohon joe,max,mouth pergi dengan alas an ingin pergi ke tendanya. Tiba-tiba Yoe berteriak. Andes dan yang lainnya kaget, mereka berlari kearah Yoe lalu mereka bertanya apa yang terjadi pada Yoe, lalu menceritakan apa yang terjadi pada dirinya. Lalu setelah itu mereka tidur.
       Keesokan harinya mereka melakukan kegiatan sehari-hari yaitu mandi, lalu mereka menncari kayu bakar di hutan. Sore harinya mereka memasak makan malam, dan menyalakan api unggun untuk menerangi dan menghangatkan tubuh. Karena kayu bakar nya habis Andes pergi untuk mencari kayu  bakar, namun tiba-tiba sosok kehitam-hitaman keluar dari semak-semak pohon, namun kali ini hantu itu lari entah mengapa. Lalu Andes bergegas mengejar hantu itu,namun karena hantu itun cepat ia tidak bisa mengejarnya. Andes menceritakan kejadian di hutan tadi, karena mereka penasaran mereka membuat strategi untuk menangkap hantu itu.
       Keesokan harinya mereka memasang jebakkan  di beberapa tempat, setelah selesai membuat jebakan mereka membuat makan malam dan mencari kayu bakar. Malam pun datang mereka memulai aksinya yaitu menjebak si hantu, Andes berpura-pura berjalan ke tengah hutan lalu menggiringnya sampai ke tengah hutan, Joe,Max,dan Mouth menakut-nakuti Andes. Andes lari ke dekat jebakan dan menjebak si hantu, ketika hantu itu mendekat Andes tiba-tiba sebuah jarring yang besar jatuh kea rah anak nakal atau si hantu mereka membuka rahasia si hantu ternyata mereka adalah Joe,Max,dan Mouth.
      Mereka  berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mereka lagi, sesudah itu mereka menjadi anak yang baik dan tidak mengulangi perbuatan mereka lagi. Mereka menjadi sahabat dan teman yang kompak.